Tingkatkan Mutu Digitalisasi Pendidikan, SMKN 1 Murung Pudak Gelar Pendampingan Sekolah Model Pembelajaran Mendalam dan KKA

SMKN 1 Murung Pudak Akselerasi Pembelajaran Masa Depan Melalui Pendampingan Sekolah Model PM dan KKA
MURUNG PUDAK – Dalam upaya memperkuat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, SMK Negeri 1 Murung Pudak menggelar kegiatan Pendampingan Sekolah Model: Pembelajaran Mendalam (PM) dan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) pada Senin, 31 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh segenap pendidik, tenaga kependidikan, serta jajaran manajemen sekolah SMKN 1 Murung Pudak. Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam mengimplementasikan metode Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang dipadukan dengan penguatan literasi digital berbasis koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).
Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Gusti Muhammad Riduan, S.Kom., M.Eng., Fasilitator Koding dan Kecerdasan Artifisial dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat pengawalan dan arahan langsung dari Pengawas SMK, Saberi, S.Pd., M.M.
Dalam paparan materinya yang bertajuk "Penyusunan Rencana Kerja Sekolah Model Berdasarkan Analisis Asesmen Awal", Gusti Muhammad Riduan menekankan pentingnya pemanfaatan data riil sekolah sebagai dasar perancangan program. Menurutnya, integrasi teknologi AI dan pemodelan koding bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk membentuk daya pikir kritis serta keterampilan pemecahan masalah (problem solving) peserta didik di era industri modern.
Pendampingan ini berfokus pada tiga sasaran utama pembinaan:
* Pendidik (Guru): Meningkatkan pemahaman tentang desain Sekolah Model serta kemampuan menganalisis kriteria keberhasilan Pembelajaran Mendalam dan KKA berdasarkan hasil asesmen awal. Pendidik diharapkan mampu menyusun peta profil sekolah dan merancang modul ajar yang inovatif.
* Kepala Sekolah & Manajemen: Mendampingi penyusunan Draf Rencana Kerja Sekolah (RKS) Model yang adaptif, akurat, dan berbasis data evaluasi kondisi awal sekolah.
* Pengawas Sekolah: Memperkuat kapasitas dalam merancang instrumen kepengawasan yang spesifik untuk mengawal akurasi serta validasi penyusunan RKS di sekolah binaan.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang sesi pendampingan. Dosen dan para guru SMKN 1 Murung Pudak aktif berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai tantangan serta peluang penerapan teknologi AI di lingkungan sekolah kejuruan. Suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat kolaborasi.
Melalui pendampingan ini, SMKN 1 Murung Pudak menargetkan tiga luaran (output) utama, yaitu Dokumen Pemetaan Profil Pendidik, Draf Rencana Kerja Sekolah Model, serta Dokumen Rencana Kerja Pengawas. Ketiga dokumen ini akan menjadi pijakan kuat bagi SMKN 1 Murung Pudak dalam menjalankan peran sebagai Sekolah Model yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing tinggi, unggul dalam teknologi, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja global.
Dokumentasi














Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.